Membangun Proyeksi Keuangan yang Andal untuk Startup dan UKM

Membangun Proyeksi Keuangan yang Andal untuk Startup dan UKM

Apa yang akan terjadi pada masa depan bisnis Anda? Apakah Anda akan memperluas tim, berinvestasi dalam aset modal baru, atau mungkin membuka lokasi baru? Proyeksi keuangan sangat penting bagi usaha kecil dan startup, memberikan wawasan krusial untuk perencanaan strategis. Proyeksi ini juga menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan oleh calon pemberi pinjaman dan investor untuk memahami dan mengevaluasi potensi bisnis Anda.

Memahami Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan adalah pernyataan yang melihat ke depan yang menguraikan kinerja keuangan bisnis Anda yang diharapkan berdasarkan skenario hipotetis yang berasal dari data dan asumsi saat ini. Proyeksi ini sering kali dibuat untuk mengevaluasi dan menyajikan rencana tindakan yang diusulkan, berfungsi sebagai pernyataan pro forma. Contoh pernyataan keuangan pro forma meliputi laporan laba rugi yang diproyeksikan, neraca, dan laporan arus kas.

Menggunakan teknik pemodelan keuangan, proyeksi ini menjawab pertanyaan penting dari pemberi pinjaman, investor, dan pemangku kepentingan lainnya. Intinya, mereka merespons pertanyaan seperti, “Jika kami meminjamkan uang ini kepada Anda, apa yang akan Anda lakukan dengannya? Dan bagaimana Anda akan membayarnya kembali?” Proyeksi keuangan bukan hanya tentang memprediksi hasil di masa depan; mereka adalah alat strategis yang memandu pengambilan keputusan dan menunjukkan potensi bisnis Anda untuk menghasilkan pendapatan dan mengelola pengeluaran.

Pentingnya Proyeksi Keuangan untuk Startup dan Usaha Kecil

Proyeksi keuangan adalah alat yang tak tergantikan untuk startup dan usaha kecil, menyediakan peta jalan untuk perencanaan keuangan masa depan dan pengambilan keputusan strategis. Proyeksi ini membantu Anda mengidentifikasi kapan Anda mungkin memerlukan pembiayaan tambahan dan menentukan waktu yang optimal untuk pengeluaran modal. Mereka juga memungkinkan Anda memantau arus kas, menyesuaikan strategi harga, dan menyempurnakan rencana produksi sesuai kebutuhan.

Pemberi pinjaman dan investor mengandalkan proyeksi yang terperinci ini untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang aliran pendapatan dan pola pengeluaran bisnis Anda. Jika bisnis Anda menjadi target akuisisi potensial, laporan keuangan yang disiapkan dengan baik sangat penting bagi calon pembeli untuk menilai nilai bisnis secara akurat.

Meskipun istilah “proyeksi” dan “ramalan” sering digunakan secara bergantian, mereka memiliki perbedaan halus. Keduanya melibatkan prediksi kinerja keuangan masa depan menggunakan model keuangan. Ramalan keuangan memprediksi hasil berdasarkan kondisi yang diharapkan, sementara proyeksi keuangan menyajikan posisi keuangan yang diantisipasi berdasarkan satu atau lebih skenario hipotetis.

Misalnya, pertimbangkan Linda’s Linens, yang telah meningkatkan volume penjualannya sebesar 10% setiap tahun selama 18 bulan terakhir. Dengan memeriksa ramalan keuangannya, Linda dapat dengan masuk akal mengasumsikan pertumbuhan ini akan berlanjut, memungkinkan dia untuk merencanakan inventaris, membuat keputusan perekrutan, dan mengalokasikan anggaran pemasaran sesuai.

Linda juga mempertimbangkan untuk membuka lokasi kedua. Untuk mengeksplorasi kemungkinan ini, dia menyiapkan proyeksi keuangan yang menggambarkan skenario “bagaimana jika.” Proyeksi ini membantu banknya memahami potensi pertumbuhan dan persyaratan keuangan yang terkait dengan membuka toko lain di seberang kota. Tidak seperti pertumbuhan berkelanjutan yang diprediksi dalam ramalan keuangannya, proyeksi ini mencakup elemen hipotetis, menjadikannya alat perencanaan yang berbeda dan berharga.

Sebagai kesimpulan, proyeksi keuangan bukan hanya pernyataan prediktif; mereka adalah instrumen strategis yang membimbing startup dan usaha kecil melalui keputusan keuangan kritis, memastikan mereka siap untuk peluang dan tantangan di masa depan.

Penggunaan Multiguna Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan berfungsi sebagai alat penting untuk mengungkap potensi dalam bisnis Anda. Mereka memungkinkan Anda untuk menjelajahi skenario seperti mendapatkan pendanaan eksternal atau berinvestasi dalam peralatan tambahan, membantu Anda membayangkan dan merencanakan masa depan secara kreatif dan strategis.

Integrasi dalam Rencana Bisnis

Proyeksi keuangan adalah bagian integral dari rencana bisnis Anda, menunjukkan stabilitas dan kelayakan finansial perusahaan Anda. Disarankan untuk menyediakan proyeksi triwulanan atau bulanan untuk tahun pertama, diikuti oleh proyeksi tahunan untuk empat tahun berikutnya. Proyeksi ini harus mencakup laporan laba rugi, neraca, laporan arus kas, dan anggaran untuk pengeluaran modal. Kemampuan untuk menjelaskan proyeksi ini dan menyelaraskannya dengan kebutuhan pendanaan Anda sangat penting untuk menunjukkan strategi keuangan yang koheren.

Menarik Investor

Investor potensial ingin memahami kapan bisnis Anda akan menjadi menguntungkan dan kapan mereka dapat mengharapkan pengembalian investasi mereka. Tolok ukur utama meliputi jangka waktu menuju profitabilitas, penjualan yang diproyeksikan pada tahun ketiga dan kelima, serta konteks industri untuk angka keuangan Anda. Proyeksi keuangan yang terperinci menyediakan data yang diperlukan untuk menanamkan keyakinan pada investor tentang potensi pertumbuhan bisnis Anda.

Mendapatkan Pinjaman dan Garis Kredit

Pinjaman dan garis kredit adalah sumber pendanaan umum untuk usaha kecil. Untuk mendapatkan pinjaman Small Business Administration (SBA) atau bentuk kredit lainnya, Anda memerlukan pemahaman yang komprehensif tentang keuangan Anda. Ini termasuk kemampuan untuk menunjukkan kepada pemberi pinjaman bagaimana Anda akan menggunakan dana tersebut dan menguraikan rencana yang jelas untuk pelunasan. Proyeksi keuangan menunjukkan kemampuan bisnis Anda untuk mengelola dan melunasi pinjaman, yang sangat penting untuk mendapatkan pendanaan eksternal.

Meningkatkan Pemahaman Bisnis

Mengembangkan proyeksi keuangan menunjukkan disiplin Anda dalam manajemen keuangan, yang merupakan landasan kesuksesan bisnis. Menggunakan model keuangan untuk membuat proyeksi ini memungkinkan Anda menentukan apakah, kapan, dan bagaimana bisnis Anda akan mencapai profitabilitas. Pemahaman yang lebih baik tentang posisi kas Anda memungkinkan Anda membuat keputusan yang tepat terkait perekrutan, pembelian inventaris, dan investasi modal.

Pada dasarnya, proyeksi keuangan lebih dari sekadar angka; mereka adalah alat strategis yang memberikan kejelasan dan arahan untuk masa depan bisnis Anda. Dengan mengintegrasikannya ke dalam rencana bisnis Anda, melibatkan investor, mendapatkan pendanaan, dan meningkatkan manajemen keuangan, Anda memposisikan startup atau usaha kecil Anda untuk sukses berkelanjutan.

7 Langkah untuk Membangun Proyeksi Keuangan untuk Startup atau Usaha Kecil Anda

Membuat proyeksi keuangan yang akurat sangat penting untuk keberhasilan startup atau usaha kecil Anda. Berikut adalah panduan komprehensif untuk membantu Anda membangun proyeksi keuangan yang dapat memandu strategi bisnis Anda dan menarik investor potensial.

1. Tetapkan Skenario Proyeksi Anda

Skenario umum meliputi proyeksi bulanan untuk tahun pertama, proyeksi triwulanan untuk dua tahun berikutnya, dan proyeksi tahunan setelahnya. Pendekatan bertahap ini memastikan pandangan keuangan yang rinci dan realistis.

2. Kumpulkan Komponen Keuangan Utama

Untuk membuat proyeksi Anda kuat, sertakan elemen-elemen berikut:

  • Perkiraan pendapatan penjualan
  • Biaya penjualan atau harga pokok penjualan (COGs)
  • Biaya operasional
  • Pengeluaran modal
  • Margin kotor per lini produk
  • Peningkatan penjualan per lini produk
  • Suku bunga utang
  • Tarif pajak penghasilan
  • Rencana pengumpulan piutang
  • Jadwal pembayaran hutang
  • Perputaran inventaris
  • Jadwal depresiasi

Proyeksi keuangan biasanya terdiri dari tampilan spreadsheet yang terperinci dan ringkasan informasi penting. Anda memerlukan model keuangan yang merangkum pengeluaran dan pendapatan perusahaan Anda untuk membuat proyeksi ini.

3. Buat Perkiraan Penjualan

Perkiraan penjualan Anda harus didasarkan pada apa yang mendorong penjualan Anda. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis berbasis langganan web, kaitkan penjualan dengan perkiraan lalu lintas situs web dan tingkat konversi dari berbagai sumber lalu lintas. Untuk bisnis yang menjual produk fisik, perkiraan jumlah unit yang terjual dan harga per unit, dengan mempertimbangkan variabel seperti musim. Memahami dinamika ini membantu Anda memprediksi bagaimana perubahan dalam pengeluaran iklan atau pencarian organik dapat memengaruhi penjualan.

4. Kembangkan Anggaran Biaya

Memproyeksikan biaya melibatkan mempertimbangkan biaya yang terkait dengan penjualan dan biaya operasional. Analisis biaya produk saat ini, biaya pemenuhan, layanan pelanggan, dan biaya pedagang dari laporan laba rugi Anda. Kemudian, nyatakan biaya ini sebagai persentase dari pendapatan dan terapkan pendekatan yang sama untuk biaya operasional seperti gaji, tunjangan, iklan, dan sewa.

5. Buat Proyeksi Laporan Laba Rugi

Hubungkan asumsi Anda ke formula dalam laporan laba rugi untuk memproyeksikan pendapatan, pendapatan bersih, COGs, laba kotor, margin kotor, biaya operasional, laba operasional, dan margin operasional. Hasilnya akan menjadi laporan laba rugi yang diproyeksikan, yang penting untuk memahami lintasan keuangan Anda.

6. Hasilkan Proyeksi Arus Kas

Sementara laporan laba rugi yang diproyeksikan menunjukkan profitabilitas, proyeksi arus kas memberikan gambaran rinci tentang arus masuk dan keluar kas bulanan selama periode tertentu (3, 6, 12 bulan, dll.). Proyeksi ini sangat penting untuk mengelola likuiditas dan merencanakan kebutuhan kas.

7. Buat Proyeksi Neraca

Proyeksi neraca menunjukkan posisi keuangan perusahaan Anda pada waktu tertentu, dengan proyeksi arus kas muncul sebagai aset dan kewajiban seperti hutang dan hutang. Pandangan komprehensif ini membantu Anda memahami nilai dan kesehatan keuangan perusahaan Anda.

Menggunakan Proyeksi untuk Perencanaan

Proyeksi sangat penting untuk mendapatkan pendanaan baru dan merencanakan pengeluaran modal. Mereka juga membantu Anda menganalisis dampak dari berbagai strategi bisnis, seperti perubahan harga atau percepatan pengumpulan faktur. Laporan keuangan yang diproyeksikan mempersiapkan Anda untuk skenario terbaik dan terburuk, memungkinkan Anda menyesuaikan produksi atau menghentikan produk yang tidak menguntungkan.

Memantau dan Menyesuaikan Proyeksi

Secara rutin bandingkan proyeksi Anda dengan hasil aktual untuk menentukan apakah Anda berada di jalur yang benar atau memerlukan penyesuaian. Pertimbangkan untuk menggunakan perangkat lunak akuntansi dan perencanaan dengan dasbor dan grafik untuk pelacakan kinerja yang mudah.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat membuat proyeksi keuangan yang rinci dan dapat ditindaklanjuti yang memberikan wawasan berharga tentang startup atau usaha kecil Anda, membantu dalam perencanaan strategis dan manajemen keuangan.

Keuntungan Menggunakan Perangkat Lunak Akuntansi dan Perencanaan untuk Proyeksi Keuangan

Memanfaatkan perangkat lunak akuntansi dan perencanaan untuk proyeksi keuangan menawarkan berbagai manfaat yang dapat secara signifikan meningkatkan manajemen keuangan dan kemampuan perencanaan strategis bisnis Anda.

Pengelolaan Data dan Visualisasi yang Lebih Baik

Mengotomatisasi pemodelan keuangan memungkinkan Anda menangani dataset yang kompleks dan memanfaatkan alat visualisasi yang canggih. Ini tidak hanya menyederhanakan proses pembuatan proyeksi keuangan tetapi juga memastikan bahwa semua unit bisnis terhubung ke sumber data yang sama, meningkatkan kontrol, visibilitas, dan kepercayaan pada angka keuangan.

Kemampuan Analisis yang Meningkat

Dengan kemampuan drill-through, tim keuangan dapat menyelami data lebih dalam untuk memahami asal usul angka-angka keuangan. Kedalaman analisis ini memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang “mengapa” di balik angka-angka tersebut, memungkinkan profesional keuangan memberikan panduan yang lebih mendalam kepada pemilik bisnis tentang bagaimana keputusan mereka memengaruhi keseluruhan perusahaan.

Analisis Skenario yang Efisien

Perangkat lunak ini memudahkan untuk melakukan analisis skenario “what-if”, memungkinkan Anda menjelajahi berbagai peluang dan strategi bisnis. Kemampuan ini membantu Anda mengantisipasi hasil keuangan dari berbagai skenario, membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih tepat.

Laporan dan Dasbor yang Telah Dibangun

Laporan dan dasbor yang telah dibangun menyederhanakan perbandingan antara hasil yang diproyeksikan dengan hasil aktual. Otomatisasi meningkatkan akurasi dan menghemat waktu, menyajikan hasil aktual dan yang diproyeksikan dalam grafik dan dasbor yang jelas dan mudah dipahami. Menurut survei oleh Robert Half, hampir seperempat responden mengharapkan untuk mengotomatisasi proses peramalan keuangan, menyoroti tren yang berkembang menuju otomatisasi.

Kecepatan dan Akurasi dalam Laporan Keuangan

Meskipun analitik proyeksi keuangan tidak sepenuhnya otomatis, menggunakan teknologi untuk mengotomatisasi aspek lain dari proses akuntansi—seperti entri data dan rekonsiliasi—meningkatkan kecepatan dan akurasi. Penyederhanaan ini memungkinkan persiapan laporan keuangan yang lebih cepat dan lebih tepat.

Tinjauan Keuangan yang Sering dan Kesuksesan Bisnis

Tinjauan keuangan secara teratur dikaitkan dengan kesehatan bisnis yang lebih baik. Small Business Administration AS menemukan bahwa bisnis yang meninjau laporan keuangan mereka setiap tahun memiliki tingkat keberhasilan 25%, yang melakukannya setiap bulan memiliki tingkat keberhasilan 75%-85%, dan yang meninjau mereka setiap minggu memiliki tingkat keberhasilan 95%. Frekuensi ini menyoroti pentingnya pengawasan keuangan yang rutin.

Perencanaan Strategis dan Kesuksesan Bisnis

Memahami tidak hanya posisi keuangan Anda saat ini tetapi juga tujuan keuangan masa depan Anda sangat penting untuk kesuksesan bisnis. Perangkat lunak akuntansi untuk perencanaan keuangan menyediakan alat yang diperlukan untuk menjaga perusahaan Anda berada di jalur menuju kemakmuran. Ini mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik, memastikan wawasan keuangan yang tepat waktu, dan pada akhirnya berkontribusi pada tingkat keberhasilan yang lebih tinggi untuk usaha kecil.

Dengan mengintegrasikan perangkat lunak akuntansi dan perencanaan ke dalam proses keuangan Anda, Anda mendapatkan pandangan yang komprehensif, akurat, dan strategis tentang kesehatan keuangan bisnis Anda, yang menetapkan panggung untuk pertumbuhan dan kesuksesan yang berkelanjutan.

Summary
Membangun Proyeksi Keuangan yang Andal untuk Startup dan UKM
Article Name
Membangun Proyeksi Keuangan yang Andal untuk Startup dan UKM
Description
Tingkatkan strategi bisnis Anda dengan proyeksi keuangan. Temukan manfaat menggunakan perangkat lunak akuntansi dan perencanaan untuk perkiraan yang akurat.
Publisher Name
ABJ Cloud Solutions
Publisher Logo